Siapa Memberi Akan Diberi

Hari itu ada acara di tempat kerja. Sorenya saat kami hendak pulang, kawan_sebut saja Mel_ minta dibantu membawakan perlengkapan yang ia bawa. Karena ia sendiri di kereta (sebutan untuk sepeda motor) nya sudah gak muat barang lagi meski boncengan. 

‘Gak kemana-mana dulu kan, teh? ‘, tanya Mel. 

‘ Gak…. paling mampir beli telur’, jawab saya. 

‘duh,  nanti jadi repot’, Mel sungkan. 

‘nggak, Gak apa-apa’, jawab saya yakin. 

Rumah Mel berdekatan dengan rumah kami. Meskipun  sama-sama agak lumayan jauh dari tempat kerja. 

Di tengah perjalanan, kami memutuskan untuk tidak jadi mampir beli telur karena ternyata memang agak payah megangnya. Biasanya kami beli telur 1 papan (isi 30 butir). 

Kami pun tiba di rumah. Perlengkapan Mel kami bawa dulu ke rumah. Tak berapa lama Mel datang hendak mengambil barangnya. Tak disangka Mel datang dengan membawa satu kantong plastik berisi 10 butir telur ayam. 

‘tadi teteh ga jadi beli telur kan, ini Mel bawain tapi  cuma segini’, jelasnya. 

‘lah, malah jadi dikasih telur. Makasih lho, Mel’, bahagia. 

Esoknya di kantor Mel cerita. ‘teh,  tau gak. Pulang dari rumah teteh. Famili ku datang dan bawa telur 2 papan’.

Saya speechless. Dua papan berarti 60 butir. Enam kali lipat dikasih Alloh SWT. Tak disangka, tak diduga. Begitulah, memberi bukan mengurangi malah sebaliknya akan bertambah… akan bertambah. 

Iklan

2 Comments Add yours

  1. 'Ne (Fitriane Lestari) berkata:

    luar biasa yaa.. itulah matematika Allah, mengurangi tapi hasilnya malah berkali lipat dari sebelumnya.. terima kasih, jadi pengingat diri 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s