Kuputuskan Bahagia

Libur kerja tanpa si dia. Mau jalan tak ada kereta. Pergi ngaji tiada yang ngantar. Ohh tidak, jika fokusku sama hal-hal ini percaya deh bakal cemberut dan uring-uringan sepanjang hari.

Kemudian kualihkan pandang. Bangun. Hei alhamdulillah masih bisa bangun. Menatap kedua wajah polos yang masih terlelap. Hei, masih bisa memeluk dan mencium bau mereka.disana banyak yang terpaksa berpisah dan tak bersama.
Buka jendela.hei, mentari pagi bersinar. Hangat. Anugerah yang tiada tara.
Makan sepiring bertiga..oh kebersamaan ini luar biasa.
image

Oh Alloh, nikmatMu yang manakah yang kan kudustakan. KaruniaMu tak terbatas sedangkan syukurku hanya seutas.

Bersyukurlah. bahagialah.
Menatap ke bawah untuk kemudian teguhkan syukur. Melirik ke samping untuk kemudian eratkan pegangan. Mengintip ke atas untuk kemudian mengencangkan ikhtiar.

Trimakasih ya Rabb, bersamaMu aku bahagia.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s