setetes darah

“udah sarapan?” tanya bu dokter yang memeriksa tensinya.
“udah,dok”, jawabnya sambil dalam hati menambahkan(…tapi lebih awal, jam 3pagi).
Tak banyak cerita dan dia pun bisa mendonorkan sekantong darahnya pagi itu tanpa menyentuh mie, telur rebus, penambah darah dan segelas susu yang telah disiapkan panitia.

Sore harinya, disaat jam praktikum tiba, ketika sibuk memperhatikan overlap gambar tutupan hutan di meja kaca ruang lab inventarisasi hutan, wajahnya pucat, tubuhnya berkeringat dingin, lemas, pusing, aaah masih jam 17.00 wib. perlu satu jam lagi untuk menikmati seteguk teh manis hangat. Namun apalah daya, sang pengajar menegaskan dan sedikit marah dengan sebuah ‘keterlaluan’nya itu. Meski di belakangnya, seorang kawan menyemangati,”ga pa pa udah dapat niat dan pahalanya”. Dia pun mengikhlaskan seteguk air dan sepotong kue melintas membasahi tenggorokannya yang kering. Dan satu hal yang dia ingat saat itu, betapa sempurnanya tubuh ini diciptakan dengan bentuk, sistem, jumlah dan ukuran yang sedemikian rupa. Kesempurnaan itu memang milikMu, ya Rabb.

gbr.keebook_andi muzakki

Iklan

4 Comments Add yours

  1. Sigoese berkata:

    kejadian nekad ini dulu dilakukan pas tahun berapa?

    1. itatea berkata:

      katanya jaman-jaman di kampus gitu deeeh.
      sekarang dia malah gak bisa donor, lha hb nya rendah 😦

  2. Trias berkata:

    aku inget ini waktu donor darah ‘ibaad ya, Teh 🙂
    skrg belum pernah donor lg, tensinya tekor melulu, haha

    1. itatea berkata:

      trigy…….ihhh mampir juga. *dancing.
      itu donor yang di al hurriyah. ibaad ya??
      malah sekarang mah di donor 😦

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s