kamar vs hutan

on

Aku disini
Diantara tembok-tembok oranye,
Rutinitas jam dinding dan kipas angin kecil sahabatmu sejak dulu

Kamu disana
Dalam pekat, tanpa sekat,
Bersama hembusan angin,
Gesekan daun,
dan malam menemanimu rehat setelah seharian melukis langkah
di lantai hutan Leuser

Aku disini
Bersama buah hati yang terlelap,
Jabang bayi yang masih sigap
Juga televisi yang terpaksa kunyalakan biar kantuk ini datang

Kau disana
Bersama para petualang
Diantara tontonan alam yang tiada terkira indahnya

Tak peduli
Aku disini
Kamu disana
Kita beratap langit yang sama,
Menatap bebintang dan rembulan,
Mengejar mimpi indah bersama
Mengepal harap, takut dan tentu saja cinta
Agar kelak ridhaNya menyatukan kita di surga…

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s