untukmu, saudaraku!

on

Langkah kaki membawamu jauh dariku
Tangan yang sering engkau genggam
Seiring mutiara salam nan syahdu
Entah kapan lagi aku dapatkan
Karena aku tak tau
Berapa jarak, berapa waktu
Kita habiskan untuk bersibaku
Dalam taman amanah yang kita emban.

Amanah….!
Bolehkan aku kutip seperti itu.
Karena setauku
Mencari ilmu itu kewajiban
Dan silaturahim menabur kemaslahatan.
Meski jauh,
Aku yakin
Aqidah yang teramat indah
Senantiasa membuat kita dekat.
Erat.
Sampai suatu hari nanti
Allah mempertemukan kita lagi.

Sungguh mulia
Kepergian seorang hamba
Yang ikhlas di jalan Allah.
Walau harus…
Tinggalkan ibu bapak tercinta,
Kerabat dan sahabat dekat
Untuk ber’amar ma’ruf nahi munkar’
Dalam titian dan jembatan ilmu.
Demi menegakkan kalimat mulia
Menapaki perjalanan dakwah yang menjulang.

Bukankah jihad
Tak harus ke medan laga dengan kilatan pedang?
Tak mesti mengangkat senjata berat,
Atau membunuh yahudi hina terlaknat.
Bukankah dengan berniat karenaNya,
Berjalan di jalanNya
Setiap langkah menjadi ibadah
Setiap napas tiada ampas
Setiap diri dan harta,
Allah kan membelinya dengan surga.
Kenapa harus takut
Kenapa ada cemas
Mengibarkan bendera Islam
Dalam setiap kesempatan ?

Meski rintang kian menghadang
Sebesar apapun, kesulitan tiada kekal.
Seberkas cahaya akan bersinar
Menanti senyuman manis
Yang menghias wajahmu.
Kemudahan akan tiba
Dalam setiap do’a yang terpanjat.

Bangkit, mujahidahku….!
Tunjukkan darah Hajar, Aisyah, Fatimah dalam dirimu.
Senyumlah untukku…..!
Untuk ukhuwah yang sangat indah.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s